Artikel Ilmiah Ekosistem Sawah
STUDI LAPANGAN EKOSISTEM PADA LINGKUNGAN SEKITAR
Oleh :
1. Fatma Nur Auliya (212180019)
2. Febriana Anjar Shari (212180024)
3. Liony Shalsadila Chandra (212180153)
A. ABSTRAK
Ekosistem adalah suatu system ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik tak terpisahkan antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Ekosistem juga bisa dikatakan sebagai suatu tatanan kehidupan secara utuh dan menyeluruh antar segenap unsur lingkungan hidup yang saling memengaruhi. Dalam ekosisten, organisme dalam suatu komuitas berkembang bersama-sama dengan lingkungan fisik sebagai suatu system. Organisme akan beradaptasi dengan lingkungan fisik dan begitu juga sebaliknya dimana organisme akan memengaruhi lingkungan fisik sebagai kebutuhan kelangsungan hidupnya. Adapun ekosistem terdiri dari unsur biotik, yaitu jenis-jenis makhluk hidup serta unsur abiotik yaitu factor-faktor fisik seperti iklim, air, tanah serta zat-zat kimia yang berada pada lingkungan tersebut.
B. PENDAHULUAN
Jika kita lihat dari komponen biotanya, jenis yang dapat hidup dalam ekosistem, ditentukan oleh hubungannya dengan jenis lain yang tinggal dalam ekosistem tersebut. Selain itu, keberadaannya ditentukan pula oleh lingkungan fisik dan kimia di sekitarnya. Dengan demikian, interaksi antarorganisme ditentukan oleh keseluruhan jenis, faktor-faktor fisik dan kimia yang menyusun ekosistem itu.
Karena ekosistem terdiri atas perpaduan berbagai jenis, dengan berbagai macam kombinasi lingkungan fisik dan kimia yang beraneka ragam maka jika susunan komponen jenis dan susunan faktor fisik serta kimianya berbeda, ekosistem yang dihasilkannya pun akan berbeda pula. Perbedaan ini juga akan terlihat pada gatra pencirian ekosistem, yaitu perbedaan energitika, pendauran hara, dan produktivitasnya. Dari kenyataan ini, memberikan kejelasan kepada kita adanya keanekaragaman ekosistem karena tidak mungkin semua ekosistem yang ada itu tersusun dari organisme-organisme yang sama dengan unsur-unsur lingkungan fisik dan kimia yang sama pula. Dengan demikian, suatu tipe ekosistem tertentu akan terdiri dari kombinasi organisme dan unsur lingkungan yang khas, yang berbeda dengan susunan kombinasi ekosistem yang lain.
C. PEMBAHASAN
Pada studi lapangan kali ini kami menjadikan salah satu petak sawah pada Desa Girimulyo, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Purworejo sebagai objek penelitian kami. Adapun komponen-komponen yang dapat kami temukan pada sawah sebagai suatu ekosistem antara lain :
KOMPONEN BIOTIK KOMPONEN ABIOTIK
1. Padi
2. Rumput
3. Belalang
4. Ulat
5. Burung 1. Cahaya Matahari
2. Air
3. Tanah
Dari tabel diatas dapat diketahui bahwa ekosistem sawah memiliki kedua komponen penyusun ekosistem. Pada komponen biotik, padi dan rumput berfungsi sebagai produsen. Belalang dan ulat berperan sebagai konsumen yang akan memakan padi sebagai sumber makanannya. Kemudian burung akan memakan belalang dan ulat sebagai makanannya pula. Pada akhirnya burung akan mati dan akan menjadi bakteri. Komponen biotik yang ada pada sawah antara lain cahaya matahari, air yang mengaliri persawahan dan tanah sebagai tempat tertanamnya padi.
D. KESIMPULAN
Sawah merupakan suatu ekosistem karena ia memiliki unsur-unsur yang menyusun dan membentuk suatu ekosistem seperti unsur biotik yaitu makhluk hidup dan unsur abiotik yaitu faktor-faktor fisik lingkungan. Pada ekosistem sawah juga terdapat suatu rantai makanan yang berawal dari padi dan rumput sebagai produsen dan burung sebagai pengurai nya.
Lokasi Pengamatan : Desa Girimulyo, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Purworejo, hari Senin tanggal 8 November 2021, pukul 9.55.
Komentar
Posting Komentar